133

Dia pasti melihat kepanikan di mataku karena dia tidak membantah. Kami mulai bergerak lagi, lebih cepat kali ini, detak jantungku seperti genderang brutal di dalam dadaku. Setiap napas terasa sesak, terlalu dangkal, seolah paru-paruku tidak bisa mengembang dengan benar. Udara dipenuhi bau tajam kehi...

Masuk dan lanjutkan membaca