29

“Hai... Alya. Kita perlu bicara.”

Aku terkejut mendengar suara itu saat membuka pintu kamar tidurku. Rangga berdiri di sana, menggeser-geser kakinya dengan canggung. Wajahnya merah padam, tangannya gemetar gugup di depan seperti anak kecil yang ketahuan melakukan sesuatu yang salah.

Aku ragu-ragu,...

Masuk dan lanjutkan membaca