Bab 448

Jalan semakin kasar saat kereta kuda semakin dalam memasuki hutan, setiap guncangan menggoyangkan bingkai kayu.

Caleb terbangun dengan erangan pelan, menggosok wajahnya dengan satu telapak tangan.

Dia merasa lelah.

Bukan secara emosional — dia tidak begitu sentimental — tetapi secara fisik. Otot-oto...

Masuk dan lanjutkan membaca