Bab [23] Pria yang Menyesal

Yunita Santoso menghidangkan sarapan yang sudah ia siapkan ke meja makan, bersiap untuk menikmati sarapan bersama Yanuar Hendra.

Tiba-tiba, pintu kamar diketuk dari luar. Yunita Santoso berdiri dengan wajah penasaran dan berjalan menuju pintu.

“Kenapa pagi-pagi sudah ada orang mengetuk pintuku?” ...

Masuk dan lanjutkan membaca