Bab [31] Nasib yang Malang

Yunita Santoso terpaku melihat sosok Yandi Setiawan di luar pintu, sementara mata Yanuar Hendra memancarkan aura marah.

Keringat di dahi Yandi Setiawan hampir menetes deras. "Sepertinya aku datang pada waktu yang kurang tepat. Aku ingat ada operasi pasien di rumah sakit, jadi aku harus pergi dulu."...

Masuk dan lanjutkan membaca