Bab [38] Kamu Tidak Sebanding dengan Satu Jari Suamiku

Yunita Santoso menggenggam sertifikat rumah dengan tangan yang bergetar hebat.

“Kenapa kamu melakukan ini? Aku sama sekali tidak pantas menerima perlakuan seperti ini!” Mata Yunita kembali meneteskan air mata.

Yanuar Hendra memejamkan matanya sebentar, ujung jarinya mengelus punggung tangan Yunita...

Masuk dan lanjutkan membaca