Bab 182 Pulang

Asal dia tidak mengamuk, itu sudah cukup. Diana menegakkan punggungnya, tetap membisu, dan memasang wajah takut-takut.

"Mimpi apa tadi?" tanya Cakra, suaranya sedingin es, dengan senyum miring yang samar di bibirnya.

Diana mengerjap, baru sadar kalau pria itu bicara padanya.

"Aku lupa," jawabnya...

Masuk dan lanjutkan membaca