Bab 392: Kerjasama dan Keterikatan

"Ada apa?"

Raka mengangkat telepon, suaranya datar tanpa minat.

Di luar dugaan, bukan suara Dimas yang terdengar di ujung sana.

"Halo, Raka. Nggak nyangka gue yang nelpon, kan?"

Raka mengerutkan kening, kesabarannya mulai menipis.

"Erik, lo kurang kerjaan? Perlu gue cariin mainan biar lo sibuk?...

Masuk dan lanjutkan membaca