Bab 483 Mengenang

Sesaat, udara di ruangan itu terasa beku.

Seperti halnya Eva, reaksi pertama Indah saat melihat Dina bukanlah kegembiraan yang meluap-luap, melainkan kebingungan yang membius.

Dia menatap kosong ke arah mereka yang berjalan mendekat, dan bahkan setelah mereka duduk, Indah masih diam tak merespons...

Masuk dan lanjutkan membaca