Epilog

Lucia membuka matanya saat rasa sakit dan sesak memenuhi seluruh inderanya. Sebuah kenangan yang sebelumnya tampak baginya sebagai kenangan yang tidak signifikan, kini justru membuatnya menyadari bahwa selalu ada seorang anak laki-laki yang sangat mencintainya.

Dulu, dia tidak pernah tahu apa itu c...

Masuk dan lanjutkan membaca