Bab seratus empat puluh delapan

Jakarta

Aku hanya punya satu menit untuk menyadari bahwa aku baru saja ditembak. Aku punya satu menit lagi untuk menyadari bahwa peluru itu tidak pernah menyentuhku.

Aku mendengar seseorang mengerang keras di sampingku. Memaksakan rasa sakit yang membara ke belakang kepalaku, aku melihat sosok yan...

Masuk dan lanjutkan membaca