BAB ENAM PULUH TIGA

Aku nggak bisa menghentikan kakiku yang terus melangkah maju, menikmati semilir angin yang mengusap rambutku. Di depan mata, terbentang pemandangan paling indah yang pernah kulihat.

Sebuah halaman kecil memanjang di hadapan kami. Mawar, lili, dan aster melingkari tiang-tiang lentera. Di tengahnya, ...

Masuk dan lanjutkan membaca