PASAL 212

ALEXANDER

“Aku tahu cara bikin dia ngomong.”

Aku menegakkan badan pelan-pelan, klip kertas yang sudah lurus masih terjepit di antara jemariku, ujungnya berkilat tipis oleh sisa darah dari pangkal kuku Maxwell.

Maxwell terengah-engah, dadanya naik-turun keras, keringat membelah kotoran di waja...

Masuk dan lanjutkan membaca