Bab 542 Terluka

Alya melangkah keluar dari ruang privat itu, dan sang pemilik kedai langsung menyambutnya dengan senyum hangat.

"Sudahlah, jangan terlalu diambil hati kelakuan Raka. Dia memang begitu orangnya. Oh ya, Bapak punya cucu laki-laki di rumah. Kamu mau nggak jadi cucu menantu Bapak?"

Pria paruh baya it...

Masuk dan lanjutkan membaca