Bab [107] Berbicara denganmu

Perang antara kedua orang itu siap meletus kapan saja. Ari Limbong melirik lengan yang digenggam itu, hanya menjawab singkat: "Yang sudah kujanjikan tidak akan berubah."

Juli Suryani menatapnya dengan penuh kebencian. Kalau saja hidungnya tidak terus mengeluarkan darah, mungkin dia sudah langsung m...

Masuk dan lanjutkan membaca