Bab [176] Dia Menghindari Dirinya

Juli Suryani menghela napas, tidak menaruh harapan apa pun terhadap kondisinya.

"Ari, hari-hari ini, aku selalu teringat pada anak itu, Sari."

Sambil berkata demikian, air mata mengalir di wajahnya, terlihat sangat menderita.

Ari Limbong berdiri di samping tempat tidur rumah sakit memandangnya de...

Masuk dan lanjutkan membaca