Bab [196] Saya Ingin Kembali ke Jakarta

"Aku menunggumu pulang." Oentoro Camar tampak tidak bisa menahan emosinya, "Nanti, kita makan besar-besaran bersama!" Sebelum menutup telepon, Oentoro Camar kembali menyempatkan diri untuk mengingatkan: "Jaga dirimu baik-baik, aku menunggumu pulang."

"Baik, sudah sepakat."

Setelah mengakhiri pangg...

Masuk dan lanjutkan membaca