Bab [208] Pria Aneh yang Pingsan

Sari Wijaya menemani Juli Suryani di ruang rawat sebentar, namun Juli Suryani mulai merasa tidak nyaman.

"Kamu sudah capek menemani aku di sini, pulanglah dan istirahat dulu."

Sari Wijaya memahami, meskipun Juli Suryani tidak bermaksud jahat, namun kebersamaan mereka memang terasa canggung. Keduan...

Masuk dan lanjutkan membaca