Bab [216] Bicara dengan Saya

Pelayan berdiri di pintu, menyambut kedatangannya dengan hormat.

"Mohon Nyonya melepaskan jubahnya."

Melati Hartati secara refleks bersembunyi di balik pohon, diam-diam mengamati semua yang terjadi.

Tangan wanita itu putih bersih seperti kertas murni, kuku-kukunya panjang dan merah menyala, seper...

Masuk dan lanjutkan membaca