Bab [273] Dia Tidak Memiliki Peluang Menang

"Jangan menunjukkan ekspresi menyedihkan seperti itu di hadapanku."

Sari Wijaya mengeringkan tubuhnya, mengenakan jubah mandi, dan berjalan keluar dengan kaki telanjang.

Karpetnya sangat lembut. Harus diakui, pria ini sangat perhatian terhadap detail. Semua ruangan di perkebunan tidak memiliki kar...

Masuk dan lanjutkan membaca