Bab [372] Sudah Diperkirakan

Suaranya sangat pelan, namun semua orang yang hadir di ruangan itu dapat mendengarnya dengan jelas.

Dengan dukungannya, rasa kesal di hati Ari Limbong berkurang cukup banyak. Dia menghela napas dan dengan lembut mengelus punggung Sari Wijaya: "Sudah datang, duduklah."

Tatapan kedua orang itu seaka...

Masuk dan lanjutkan membaca