Bab [41] Mual

Suaranya lemah, hampir tak terdengar.

Sari Wijaya menatap dinding keramik kamar mandi dengan tatapan kosong. Saat ini dia sudah kesakitan hingga mati rasa, tidak lagi berharap Ari Limbong akan melepaskannya.

Gerakan Ari Limbong jelas terhenti sejenak.

Dia adalah Pak Limbong yang berkuasa penuh di...

Masuk dan lanjutkan membaca