Bab [425] Ruang Tahanan

Amin Limbong melangkah dengan langkah berat menuju Ari Limbong, membuka mulut dengan nada yang sangat kaku.

"Ari, kamu juga anakku. Meski aku tidak pernah merawatmu secara langsung, tapi di hatiku selalu mengingat keberadaanmu. Nando ini sejak kecil sudah terbiasa berbuat sesuka hati, tidak tahu ba...

Masuk dan lanjutkan membaca