Bab [441] Cukup Sudah

Ari Limbong melangkah masuk perlahan, hatinya gelisah dan cemas.

Dia tidak yakin apakah emosi Sari Wijaya sudah stabil, takut kehadirannya akan memperburuk kondisinya lagi.

Sari Wijaya menghabiskan sup terakhir di mangkuknya, dengan elegan mengambil tisu dan menyeka bibirnya hingga bersih.

"Di ma...

Masuk dan lanjutkan membaca