Bab [443] Siang Meninggal

Sari Wijaya berpura-pura terkejut. Jarinya bergetar menunjuk ke arah Melati Hartati. "Kenapa kamu bisa ada di sini?"

Kedua orang ini memang selalu bermusuhan. Melati Hartati memutar matanya dengan kesal. "Untuk apa tanya aku? Ari Limbong kan yang punya vila ini. Tanpa izinnya, mana mungkin aku bisa...

Masuk dan lanjutkan membaca