Bab [446] Tidak Akan Pernah Berjumpa Lagi

Ari Limbong memandang kedua orang itu berinteraksi, tatapannya pun menjadi lembut.

Kehangatan di hatinya itu hilang sepenuhnya setelah mendengar ucapan terima kasih dari Sari Wijaya.

Ujung jarinya mulai mendingin, dia mulai mempertanyakan apakah keputusan yang diambilnya dulu itu benar.

Untuk men...

Masuk dan lanjutkan membaca