Bab [448] Dia Masih Hidup

Setelah mengucapkan kalimat itu, Indra Lumbanbatu meninggalkan sisinya tanpa keraguan.

Tubuh Ari Limbong sedikit terhuyung, jalan batu di taman sangat kasar, telapak kakinya berdarah karena terkikis.

Namun, dia seolah tidak merasakan apa-apa, melangkah perlahan menuju pantai.

Di pantai, Andreas...

Masuk dan lanjutkan membaca