Bab [451] Memutuskan Urat Tangan

Dia mendorong Erik Limbong ke samping nisan Sari Wijaya.

"Kamu harus membayar nyawanya dengan nyawamu!"

Setelah mengucapkan kalimat itu, Ari Limbong mencengkeram tengkuk Erik dan langsung membantingnya ke nisan batu tersebut.

Darah mengalir dari dahi Erik Limbong, mengaburkan penglihatannya.

Nis...

Masuk dan lanjutkan membaca