Bab [49] Tangan Terpeleset

Bagaimanapun juga, apa pun yang dikatakan pasti akan dipertanyakan. Jadi lebih baik langsung mengakui saja, biar Ari Limbong kesal.

Gerakan Ari Limbong terhenti. "Kamu memang keterlaluan!"

Di kamar pasien yang cukup luas itu terasa suasana yang tegang. Keduanya saling menatap, tak ada yang mau me...

Masuk dan lanjutkan membaca