Bab [519] Bertemu dengan Oentoro Camar

"Apa maksudmu bohong, Oentoro? Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan. Bisakah kita bertemu?"

Di ujung telepon, Sari Wijaya jelas tidak mengetahui situasi di sini dan bertanya dengan bingung.

Oentoro Camar menarik napas dalam-dalam, matanya tanpa sadar berkaca-kaca. "Aku benar-benar tidak sedan...

Masuk dan lanjutkan membaca