Bab [53] Di Luar Kendali

Sari Wijaya tidak ingin mengakui kekalahan di hadapannya, dan penyakit ayahnya juga tidak mengizinkannya untuk mundur.

Dia mengambil gelas kedua, seolah-olah sudah pasrah, lalu meneguk alkohol itu dengan paksa ke tenggorokannya.

Seluruh pembuluh darahnya berkedut, tangan Sari Wijaya sedikit berget...

Masuk dan lanjutkan membaca