Bab [95] Bekerja di Sampingku

Melihat hidangan-hidangan di hadapannya, Ari Limbong menatap dengan pandangan dalam, tak bisa tidak teringat pada masa-masa awal pernikahan mereka.

Saat itu dia ceria dan bahagia, seolah ingin menempel padanya dua puluh empat jam sehari, tapi karena pekerjaannya yang sibuk, dia hanya bisa menghabis...

Masuk dan lanjutkan membaca