Bab enam ratus

SARI

"Raka..." namaku lolos begitu saja dari bibirku, begitu lirih sampai aku sendiri ragu apakah suara itu benar-benar keluar atau hanya gema di kepalaku.

Mata si Jagal—eh, maksudku Raka—membulat lebar. Tatapannya beralih dari kakiku naik ke bibirku. Dia menghentikan pijatannya sejenak, men...

Masuk dan lanjutkan membaca