Bab Enam Ratus Tiga Puluh Tiga

Tanganku terangkat, meraba sisi kepala yang nyeri. Rambutku menggumpal, kaku oleh darah yang sudah mengering. Aku tercekat, karena aku sama sekali nggak menyangka pukulan dari Temper separah itu. Bahkan, selama perjalanan ke sini, aku hampir nggak ingat pernah merasakannya. Yang kuingat cuma tetes h...

Masuk dan lanjutkan membaca