Bab Enam Ratus Empat Puluh

Mulutku menganga, napasku tercekat, seolah-olah semua sisa air di lidahku menguap disambar api dari dalam—api yang kini mengepul di sepanjang urat nadiku. Tanpa perlu menoleh pun aku tahu, sekujur kulitku sudah memerah habis-habisan.

Tubuh Rudi tertutup tirai tinta yang luar biasa indah. Setiap lek...

Masuk dan lanjutkan membaca