Bab Enam Ratus Lima Puluh Dua

GRYFFIN

“Jadi kamu mau aku datang… besok,” tegur Maeve, cemas jelas di sorot matanya. “Sambil bawa… pedang itu?”

Aku mengangguk tanpa benar-benar hadir. Pandanganku melintas ke orang-orang yang berkumpul di ruang tamu Dom, tapi rasanya seperti melihat bayangan saja. Sejak kami pulang dari fest...

Masuk dan lanjutkan membaca