Bab Enam Ratus Lima Puluh Tiga

Aku turun ke basement tanpa baju, dada masih panas dan kepala masih penuh rasa nggak puas. Begitu melihat dua orang itu duduk manis di meja baja, aku menyeringai.

“Ngapain kalian berdua ada di sini?” suaraku tajam, dingin. “Jam segini masih sempat-sempatnya silaturahmi? Telat, nggak sih?”

Chains m...

Masuk dan lanjutkan membaca