Bab Empat Puluh Satu

Tamparan itu mengejutkan kami berdua, dan aku mundur dengan napas tercekik—takut. Kenapa aku tadi melakukan itu? Entah. Aku sama sekali tak tahu bagaimana reaksinya, atau apa yang akan dia lakukan padaku sekarang.

Ruangan mendadak sunyi, kecuali suara dari televisi. Mataku bergerak gelisah mencari ...

Masuk dan lanjutkan membaca