Bab Dua Ratus Lima Puluh Tiga

Hawkins melambaikan tangan ke arah mereka. “Ayo, boys. Kita ada kerjaan ngorek-ngorek. Kalau kita keburu nemuin rahasianya sebelum dia sempat buka mulut, ya dia bakal jadi nggak ada gunanya. Biarin aja dia di bawah sana, matang sama pikirannya sendiri, sementara kita bongkar hidupnya.”

“Gue haus.” ...

Masuk dan lanjutkan membaca