Bab 24

Setelah beberapa waktu bersama, Alya jadi jauh lebih nyaman di dekat Rangga. Tanpa ragu, ia mengangguk pelan.

“Makasih ya, udah repot.”

Mereka berdua keluar lewat lorong samping. Bunga-bunga di kiri kanan halaman rumah besar keluarga Wibowo sedang mekar penuh. Alya tadi datang terlalu terburu-buru...

Masuk dan lanjutkan membaca