Bab 250

Tangan Pak Chandra mendadak berhenti di tengah goresan. Pena di jarinya menggantung di atas kertas. Ia menatap ke arah Sean, tubuhnya condong sedikit ke depan, suaranya turun jadi berat dan dingin.

“Dia ngomong? Siapa yang ngendaliin dia?”

“Orangnya licin, Pak. Dia nggak pernah ngasih identitas as...

Masuk dan lanjutkan membaca