Bab 251

Alya mendongak menatap wajah Arga. Keningnya masih berkerut, cemas di matanya tak mungkin disembunyikan.

Hati Alya menghangat, tapi ada getir yang ikut menyelinap. Ia mengulurkan tangan, pelan menutup kepalan tangan Arga dengan tangannya, ujung jemarinya menyentuh kulit Arga yang dingin.

“Arga.”

...

Masuk dan lanjutkan membaca