Bab 45

Raka mengatupkan bibir, menimbang-nimbang kata yang hendak ia keluarkan. Ia baru saja mau bicara ketika getaran ponsel mendadak memotong niatnya.

Mereka berdua sempat membeku sesaat, lalu Raka mengeluarkan ponselnya. Begitu matanya menangkap nama penelepon di layar, ada kilas tak berdaya yang jaran...

Masuk dan lanjutkan membaca