Bab 85

Telepon sempat hening beberapa detik. Tepat saat Alya mengira Pak Hadi sudah kelewat marah sampai nggak mau ngomong, suara pria itu akhirnya terdengar.

“Kamu di mana?”

Nada bicaranya jauh lebih tenang, seolah-olah sosok yang tadi meledak-ledak cuma halusinasi Alya.

Alya menoleh kanan-kiri. Dari t...

Masuk dan lanjutkan membaca