Bab 87

Bingung, Alya tak berani bergerak macam-macam lagi. Ia meringkuk di sudut mobil, menatap kaca jendela yang gelap, sementara kepalanya perlahan kosong.

Dalam perjalanan pulang, karena Rangga—yang biasanya paling doyan ngoceh—tak membuka percakapan, yang lain pun ikut diam.

Polisi laki-laki di depan...

Masuk dan lanjutkan membaca