Bab [102] Menyelamatkan Keadaan

Budi Pratama tidak menyangka wanita itu bisa membaca gerak-geriknya. Di luar rumah, pasukan polisi sudah mengarahkan moncong senjata laras panjang tepat ke arahnya.

Dia menelan ludah dengan susah payah, berusaha tetap tenang. Detik berikutnya, dia melepaskan ikatan kain di tubuhnya dan memindahkan ...

Masuk dan lanjutkan membaca