Bab [107] Serangan Menyeluruh

Wati Salima mengepalkan tangannya erat-erat, berusaha keras menjaga ekspresi wajahnya agar tidak terlihat hancur berantakan.

Dia hanya bisa memasang wajah manja ke arah kamera, berakting seolah-olah dia adalah pihak yang terzalimi.

"Aku sportif, kok. Kalah ya kalah. Aku lompat sekarang, ya."

Sete...

Masuk dan lanjutkan membaca