Saya Menyambutnya

“Kami lagi ngitung dosis obat yang pas buat kamu tanpa sampai bikin kamu tewas. Tulangmu banyak yang patah, dan semuanya sudah kami set. Aku juga ngerasa serigalamu lemah, nyaris liar. Artinya… aku nggak tahu secepat apa kamu bisa pulih.”

“Sakit…” ulangku pelan. Air mata terasa meluncur dari pelipi...

Masuk dan lanjutkan membaca