Bab 192

Kane duduk di sudut sel empuk berwarna putih, menggoyang-goyangkan tubuhnya maju mundur.

Rambutnya kotor, menjuntai menutupi wajah dalam helai-helai kusut, dan bajunya berbau keringat bercampur anyir yang asam.

Lalu ia tertawa. Suaranya melengking, tipis dan tajam, sampai memenuhi seluruh ruangan....

Masuk dan lanjutkan membaca