Bab 208

EMILIO

Emilio berdiri di depan wisma tamu, menatap mawar putih di tangannya. Tiga bulan terakhir ia datang tiap pekan membawakan bunga untuk Allegra—mawar putih, karena itu favoritnya, meski Allegra sudah lama lupa soal itu.

Emilio sendiri tak paham kenapa ia terus datang. Allegra makin jarang men...

Masuk dan lanjutkan membaca